Human Interest - Perjalanan Karir Guru Matematika
Perjalanan Karir Guru Matematika
Matematika
ialah salah satu cabang ilmu pengetahuan dimana tentu sudah tidak asing lagi. Pada
kenyataannya aktivitas yang dilakukan sehari-hari sangat berkaitan dengan
matematika. Tak heran jika bidang matematika ini sangat dibutuhkan dalam
berbagai aspek kehidupan. Walaupun begitu, selama ini pelajaran matematika
sering dianggap sebagai mata pelajaran horror oleh banyak siswa. Ditambah lagi
apabila terdapat sosok pengajar yang killer maka bagi siswa pembelajaran matematika
menjadi penderitaan.
Akan
tetapi, bagaimana apabila seorang guru matematika menjadi pengajar yang asik
dan menyenangkan? Pasti pembelajaran yang dilakukan menjadi lebih seru. Untuk
itu, ini dia perjalanan karir guru matematika yang bisa membuat suasana
pembelajaran matematika lebih menyenangkan.
Sosok Guru Matematika yang Asik dan
Menyenangkan
Matematika
merupakan salah satu bidang eksakta yang dinilai sulit dan menyulitkan. Namun,
bagi sebagian orang bidang matematika menjadi suatu daya tarik tersendiri yang
sangat menakjubkan untuk dipelajari. Hal inilah yang membuat seorang guru
matematika bernama Fitri Dewi Widayanti ingin mengubah suasana pembelajaran
matematika yang memusingkan menjadi pembelajaran yang menyenangkan.
Sosok
guru matematika ini, lulus dari bangku perkuliahan pada tahun 2011. Beliau
memulai dunia karir sejak menyelesaikan skripsi dan masih dalam masa pendidikan
dengan bekerja sebagai editor LKS di CV Surya Badra selama 2 tahun 3 bulan
yakni 2011 hingga 2013. Perjalanan karir tersebut tersebut menjadi titik awal
dari Fitri untuk terjun di dunia kerja.
Setelah
berkarir sebagai editor, Fitri hendak mencoba memperbanyak pengalaman kerjanya
di bidang lain. Fitri mulai tertarik di bidang matematik sehingga menekuni
bidang pendidikan matematika sebagai seorang guru.
Karir
sebagai seorang guru dimulai sebagai guru matematika di SMP Al-Islam Abidin
Surakarta sejak 1 Februari 2014 hingga 20 Januari 2022. Selanjutnya menjadi
PPPK di SMP N 7 Surakarta dimulai sejak 1 April 2022 hingga saat ini.
Berperan
sebagai guru, sosok Fitri ini perlu memiliki kecakapan dan kreativitas untuk
menentukan strategi belajar yang tepat. Dalam proses mengajarnya di sekolah
yaitu SMPN 7 Surakarta, sosok guru bernama Fitri ini mampu menghadirkan suasana
belajar yang kondusif dan menyenangkan. Dengan demikian, kelas matematika yang
diajarnya ini bisa lebih happy dan
meriah serta jauh dari kata anker.
Dengan
pembawaanya yang seperti itu, Fitri sebagai guru PPPK Matematika ini tentu saja
memiliki peluang yang baik untuk berkembang sesuai dengan jenjang karir seorang
guru. Walaupun diawali menjadi seorang editor di CV Penerbitkan namun setelah
meniti karir menjadi guru maka perjalanan panjang pun menanti Fitri agar bisa
sukses dalam cita-citanya mencerdaskan anak bangsa.
Perjalanan Karir Guru
Sudah
diketahui bahwa Fitri sebagai sosok yang terjun di dunia pendidikan khususnya
pada bidang matematika merupakan langkah awal agar bisa berkembang menjadi
sosok wanita karir yang lebih sukses di masa-masa ke depannya.
Apabila
ditinjau secara formal, maka seorang guru dapat mempunyai perkembangan karir
sebagai tenaga yang fungsional, misalnya saja guru yang semula mengajar pada
tingkat pendidikan SD dapat berlanjut menjadi pendidik di tingkat universitas
atau yang bisa disebut sebagai dosen.
Guru
sendiri bahkan menjadi profesi paling favorit untuk anak-anak pada masa-masa
ketika sekolah. Sebagai profesi yang dianggap mulia, pada dasarnya menjadi
seorang guru tak boleh diniati dengan alasan gaji saja. Melainkan, profesi ini harus
didasari jiwa yang penuh dengan tanggung jawab untuk mengemban amanat
Undang-Undang Dasar yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Walaupun begitu
ternyata guru ternyata bisa menempati jabatan professional yang mempunyai
jenjang karir, sehingga siapapun bisa mempertimbangkan profesi ini.
Perjalanan
karir guru ini memiliki jenjang karir sehingga guru dapat semakin berkembang.
Agar dapat berkembang, guru harus memiliki kecakapan atau skill seperti skill
mengenal diri, skill berpikir, skill akademik, skill bersosialisasi, maupun
skill secara vokasional. Apabila guru bisa melakukan hal tersebut maka terdapat
beberapa kesempatan mengembangkan karir.
Pengembangan
karir dalam langkah perjalanan karir guru ini bisa terbagi jenjang karir formal
dan non formal. Untuk jenjang karir formal sendiri guru bisa memiliki
kesempatan sebagai tenaga fungsional dimana guru SD dapat berlanjut sebagai
dosen. Apabila saat ini, Fitri Dewi Widayanti menjadi guru di tingkat Sekolah
Menengah Pertama, maka kedepannya bisa berlanjut ke jenjang pendidikan yang
lebih tinggi misalnya menjadi guru di Sekolah Menengah Atas ataupun dosen di
perguruan tinggi.
Sementara
itu, jenjang karir tersebut bisa berkembang dari tenaga fungsional menjadi
tenaga stuktural. Sebagai contohnya dari yang berawal sebagai guru kemudian
bisa menjadi kepala Kanwil Dinas.
Dengan
demikian, jenjang karir formal terbagi menjadi dua sedangkan untuk jenjang
karir non formal seorang guru bisa mengepakkan sayap untuk membuka tempat les
maupun aktif di lingkungan masyarakat sebagai tenaga pendidik.
Jenjang Karir menjadi Profesi Guru
PPPK
Fitri
Dewi Widayanti menjadi salah satu orang yang menjalani profesi sebagai guru
PPPK. Guru PPPK sendiri ialah individu dimana bertugas sebagai guru bukan ASN
pada satuan pendidikan yang diatur oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Dalam hal
ini, mekanisma untuk mengangkat PPPK guru harus melewati proses seleksi PPPK
guru yang dibuka untuk setiap tahunnya.
Guru
PPPK ini diangkat berdasarkan suatu perjanjian kerja dalam periode waktu
tertentu untuk melaksanakan tugas Pemerintahan. PPPK sendiri sudah diatur dalam
UU Nomor 5 Tahun 2014 dan turunannya pada PP 11 Tahun 2017, PP Nomor 49 Tahun
2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dan Peraturan
Badan Kepegawaian Negara tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Pemerintah
dengan Perjanjian Kerja (Danim, 2011).
Untuk
ke depannya, profesi guru PPPK ini bisa menjadi ASN apabila mengikuti seleksi
pendaftaran ASN. Untuk itu guru harus bisa memiliki kompetensi dalam mengajar
dengan lebih baik.
Baiklah,
sekian sampai disini saja bahasan terkait perjalanan karir guru matematika.
Menjadi guru matematika sebenarnya gampang-gampang susah. Namun apabila
dilakoni dengan baik dan tulus maka guru matematika ini bisa menunjukkan
jenjang karir yang lebih tinggi baik sebagai profesi untuk bekerja mendapatkan
rejeki maupun profesi yang mulai untuk mencerdaskan anak bangsa.
Referensi
Danim, S. 2011. Pengembangan Profesi Guru : Dari Pra-Jabatan, Induksi, ke Profesional
Madani. Jakarta : Prenada Media


Komentar
Posting Komentar