Masyarakat Dipermudah, Kemenkes Jadikan Whatsapp sebagai Akses Layanan Kesehatan

 Masyarakat Dipermudah, Kemenkes Jadikan Whatsapp sebagai Akses Layanan Kesehatan

Seiring perkembangan teknologi dan digitalisasi, akses layanan publik dalam berbagai bidang dapat dipermudah. Salah satunya pada bidang kesehatan dimana layanan kesehatan saat ini tak harus melakukan tatap muka antara tenaga medis dengan pasien, namun juga bisa dilakukan melalui berbagai platform digital.

Adanya digitalisasi yang dilakukan di berbagai sektor kehidupan ini tak lain ditujukan untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan berbagai layanan dengan lebih cepat, efektif, dan efisien. Telah diketahui bahwa platform digital ataupun media sosial sudah diadopsi oleh banyak layanan public agar masyarakat bisa mendapatkan akses layanan publik dimana saja dengan lebih mudah. Tentunya, sektor kesehatan juga tak mau tertinggal sehingga mengadopsi platform digital sebagai upaya untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Baru-baru ini yaitu Jumat 4 November diketahui bahwa Kementrian Kesehatan atau yang kerap disapa Kemenkes menjalin kerjasama dengan Whatsapp terkait akses layanan kesehatan kepada masyarakat melalui fitur chat. Berdasarkan informasi yang dikutip dari Tempo.com (2022), Kemenkes mengumumkan kerja sama strategis dengan Whatsapp sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital bagi pelayanan kesehatan publik.

Dalam hal ini, pihak dari Kemenkes sendiri sudah merasa sepakat untuk menggunakan Whatsapp sebagai media dalam memberikan pelayanan kesehatan primer. Jika dilihat-lihat, platform Whatsapp ini akan sangat membantu dalam layanan kesehatan seperti konsultasi ataupun penanganan awal pada kasus-kasus tertentu sehingga masyarakat tidak perlu bolak-balik ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang terbilang sederhana.

Pada kerjasama antara Kementrian Kesehatan dan Whatsapp ini, Kemenkes RI berupaya untuk mengembangkan banyak fitur di Whatsapp yang ditujukan untuk membantu kesehatan masyarakat Indonesia. Adapun fitur yang akan dikembangkan melalui platform Whatsapp ini ialah pendataan anak-anak yang dilakukan untuk mencegah kasus stunting melalui kegiatan posyandu, kemudian fitur notifikasi bagi orang tua untuk mengingatkan imunisasi bagi anak, notifikasi pengingat jadwal untuk bertemu dokter, kampanye kesehatan lingkup public juga berbagai dukungan informasi untuk tenaga kesehatan.

Penggunaan Whatsapp sebagai media dalam layanan kesehatan ini sebenarnya memberikan banyak manfaat dan dampak positif. Bahkan langkah ini juga bisa menjadi suatu strategi awal untuk meningkatkan kesehatan nasional. Terjalinnya kerjasama antara Whatsapp dengan Kemenkes RI ini juga bsia mempermudah para penderita penyakit keras agar bisa bersama-sama saling menguatkan untuk melawan penyakit yang dideritanya melalui adanya groub Whatsapp. Pada groub tersebut nantinya akan digunakan untuk berbagi informasi di bidnag kesehatan sehingga masyarakat akan lebih sadar dalam menjaga kesehatan diri masing-masing. Adanya platform ini juga bisa dijadikan sebagai langkah preventif untuk lebih banyak menyampaikan informasi-informasi khususnya dalam membiasakan masyarakat untuk berperilaku sesuai pola hidup bersih dan sehat.

Pembuatan groub Whatsapp untuk pasien dengan penyakit tertentu di masyarakat ini sekaligus memudahkan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi. Tenaga kesehatan tak perlu mengingatkan satu per satu mengenai hal-hal yang harus diperhatikan ataupun dilarang dilakukan oleh pasien karena melalui groub Whatsapp informasi yang disampaikan bisa dibaca oleh seluruh anggota groub. Dengan demikian, masyarakat pun akan semakin terpacu untuk sembuh dari penyakitnya. Hal inilah yang diharapkan oleh Kementrian Kesehatan bahwa dengan kerjasama Whatsapp ini mampu menyelamatkan Indonesia menuju tingkat kesehatan yang lebih baik.

Walaupun menggunakan data pribadi pada Whatsapp, namun bentuk kerjasama antara Whatsapp dan Kemenkes ini tetap memprioritaskan privasi para penggunanya sehingga masyarakat tidka merasa khawatir ataupun was-was terkait pencurian data. Masyarakat pun akan merasa lebih tenang untuk mendapatkan akses yang mudah khususnya pada layanan kesehatan public.

Sebenarnya, kontribusi dan peran serta Whatsapp dalam tranformasi digital di Indonesia sudah terlihat sejak adanya pandemic Covid-19. Kontribusi tersebut bisa dilihat dari berbagai peran Whatsapp dalam penanganan Covid melalui broadcast dan informasi tambahan pada platform tersebut. Whatsapp pun diketahui membantu masyarakat Indonesia baik pada penanganan, program vaksin nasional, bahkan telemedisin untuk isolasi mandiri. Dalam hal ini, Whatsapp memang telah berkomitmen untuk turut berkontribusi pada digitalisasi di Indonesia sesuai kapasitas yang dimilikinya yakni dengan melakukan pemberdayaan ataupun menjalin kerja sama baik dengan pemerintah, komunitas, ataupun pada usaha lokal. Untuk itulah, tawaran kerjasama ini menjadi potensi menarik bagi Whatsapp sehingga bisa membuka akses pelayanan public pada masyarakat yang lebih luas.

Dari berbagai kontribusi tersebut, bisa dilihat bukan bagaimana jalinan kerjasama antara platform Whatsapp dengan bidang kesehatan di Indonesia memberikan manfaat yang begitu positif bagi sektor kesehatan nasional. Diharapkan, berbagai media digital dan teknologi yang ada di Indonesia mampu diadopsi oleh berbagai sektor lainnya sehingga dapat mempermudah masyarakat dalam memperoleh akses layanan yang diinginkan. Sebenarnya tidak hanya pada sektor kesehatan, pada sektor-sektor lainnya sudah menggunakan berbagai layanan dan platform digital sebagai upaya transformasi digital yang membantu masyarakat Indonesia dengan lebih mudah.

Dengan demikian, kedepannya diharapkan muncul berbagai inovasi-inovasi baru sekaligus kolaborasi dan sinergi yang baik pada seluruh elemen masyarakat dan pemerintah sehingga tercipta kenyamanan dalam menjalani kehidupan nantinya. Penggunaan Whatsapp sebagai akses layanan kesehatan oleh Kemenkes dalam mempermudah masyarakat ini bisa menjadi langkah awal untuk mendukung kesehatan nasional. Untuk itu, mari sukseskan bersama program-progam pemerintah ini dan berikan dukungan agar tujuan kesehatan ini bisa tercapai dengan baik.


Sumber Kutipan :

Regar, R.F. 2022. Kemenkes Mempermudah Akses Layanan Kesehatan Melalui Whatsapp.

Tempo : Diakses melalui https://nasional.tempo.co/read/1654068/kemenkes-permudah-akses-layanan-kesehatan-primer-melalui-whatsapp


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Feauture News - “CEMARA COFFE” Coffe Shop di Tepi Sawah

Suporter Berjatuhan Dalam Tragedi Kanjuruan, Psikologis Suporter Di Tanyakan

FEATURE NEWS : MEMBURU 3000 DURIAN DI FESTIVAL DURIAN, TUGU PUSAKA, SELOGIRI, WONOGIRI